perfect-continuous-tense

Past Perfect Continuous Tense : Pengertian, Rumus, Fungsi

Past Perfect Continuous Tense: definisi, rumus, fungsi dan contoh kalimat beserta soal latihan

perfect-continuous-tense

Apa itu Past Perfect Continuous Tempus?

Past perfect adalah bentuk kata kerja yang digunakan untuk menyatakan suatu tindakan (dalam jangka waktu tertentu) yang diselesaikan pada titik tertentu di masa lalu.

rumus

Past perfect dibentuk dengan kata kerja bantu had dan be dan present participle. Pada umumnya perfect past tense hanya terjadi pada tindakan yang berupa verba dinamis, bukan pada verba statis, karena pada umumnya hanya verba dinamis yang memiliki bentuk kontinu.

Oleh karena itu, rumus past tense dalam perfect tense untuk kalimat positif, negatif, dan interogatif adalah sebagai berikut.

Jenis-jenis Kalimat Rumus Contoh Kontinuitas Past-Perfect

  • positif
    (+) S + telah + telah + V1-ing / present participle Lia telah pergi
    Pekerjaan telah menunjukkan
  • negatif
    (-) S + belum + belum + V1-ing / present participle Lia belum lari
    Pekerjaan itu tidak menunjukkan
  • meminta
    (?) have + S + been + V1-ing / present tense War Lia ran
    Akan mendemonstrasikan pekerjaan

Fungsi dan contoh kalimat
Contoh kalimat fungsi Past Perfect Continuous Tense

  • Past perfect untuk menyatakan suatu perbuatan yang lama di masa lampau sebelum suatu perbuatan lain terjadi. Ketika para tamu datang, kami menunggu satu jam.
    (Ketika para tamu tiba, kami telah menunggu satu jam.)
  • Dia telah berdiri di luar pintu tiga puluh menit sebelum pintu itu terbuka.
    (Dia telah berdiri di luar pintu tiga puluh menit sebelum pintu itu terbuka.)
  • Past perfect untuk menunjukkan berapa lama sesuatu terjadi (periode waktu) atau sampai pada titik waktu tertentu di masa lalu. Ia kesal karena sudah menunggu 2 jam di terminal bus.
    (Dia kesal karena dia telah menunggu 2 jam di halte bus.)
  • Ketika guru datang, siswa sudah membaca setengah bagian dari teks.
    (Ketika guru tiba, para siswa telah membaca setengah dari teks.)
  • Saya telah bekerja di depan komputer saya sepanjang hari dan hanya ingin makan cokelat.
    (Saya telah bekerja di depan komputer sepanjang hari dan hanya ingin makan cokelat.)

Pelajaran tambahan: Pelajari lebih lanjut tentang kata kerja tripod

Seperti namanya, kata kerja non-aksi atau tripod adalah kata kerja yang tidak digunakan untuk menyatakan tindakan atau kejadian, melainkan untuk menyatakan keadaan yang tidak berubah atau cenderung tetap. Oleh karena itu, kata kerja tripod biasanya tidak memiliki bentuk progresif atau kontinu. Namun, ada beberapa verba tripod yang dapat mengekspresikan aksi, seperti verba aksi. Dalam kondisi ini, kata kerja di tripod memiliki bentuk -Ing.

Kata kerja statis dengan bentuk progresif

Menurut aturan umum, kata kerja di tripod tidak memiliki bentuk progresif. Faktanya, ada beberapa verba tripod yang melanggar aturan umum ini. Tetapi ketika kata kerja menggunakan bentuk progresif, makna kalimatnya berubah. Kata kerja tripod meliputi: muncul, merasakan, memiliki, adalah, melihat, melihat, mencium, berpikir, merasakan dan menimbang.

Contoh klausa verba tripods:

  • Progresif biasa
  • Anak-anak tampak senang.
  • (Anak-anak tampak bahagia.)
    muncul = persepsi Dia muncul dengan nama panggung Woody.
  • (Dia tampil dengan nama panggung Woody.)
  • Muncul = tindakan
  • Dia merasa kosong.
  • (Dia merasa kosong.)
    rasakan = persepsi Anda merasakan substansinya.
  • (Dia menyentuh kain itu.)
  • Rasakan = sentuhan (aksi)
  • Kamu memiliki waktu luang.
  • (Kamu memiliki waktu luang)
  • have = kepemilikan Anda memiliki waktu luang.
  • Mereka sarapan.
  • hanya memiliki
  • adalah versi progresif
  • Dia orang yang malas.
  • (Dia orang yang malas.)
  • is = state (keadaan) Dia malas.
  • (Dia malas.)
  • Nya = perilaku (tindakan) bersifat sementara
  • Dia terlihat sedih.
  • (Dia terlihat sedih.)
  • lihat = persepsi Dia sedang mencari sandalnya.
  • (Dia mencari sandalnya.)
  • Cari = tindakan
  • Aku melihat saudaramu
  • (Aku melihat saudaramu.)
  • lihat = persepsi saya melihat saudaramu.
  • (Aku bersama saudaramu.)
  • lihat = tanggal (tindakan)
  • Dia pergi ke psikolog.
  • (Dia pergi ke psikolog.)
  • lihat = mengunjungi, menasihati (bertindak)
  • Kaus kakimu bau.
  • (Kaus kakimu bau)
  • Bau = Persepsi Dia mencium bau kopi.
  • (Dia mencium bau kopi).
  • Bau = aksi
  • Saya pikir saya akan membeli lisensi produk.
  • (Saya pikir saya akan membeli lisensi untuk produk tersebut.)
  • think = opini Saya sedang berpikir untuk membeli lisensi produk.
  • (≈Saya telah memikirkan tentang … baru-baru ini.)
  • berpikir = mempertimbangkan (bertindak)
  • Mie ini rasanya enak.
  • (Mie ini rasanya enak.)
  • Rasa = persepsi Si juru masak mencoba sup.
  • (Si juru masak mencoba sup.)
  • Mencicipi = tindakan
  • Wanita ini memiliki berat lebih dari 200 pon.
  • (Wanita itu memiliki berat lebih dari 200 pon.)
  • timbang = keadaan (state) Wanita ini menimbang telur.
  • (Wanita itu menimbang telur.)
  • Menimbang = tindakan

Sumber :