Cara Cek Kondisi Mobil Sendiri di Rumah, Ini 7 Item

Cara Cek Kondisi Mobil Sendiri Di Rumah, Ini 7 Hal Yang Harus Diperhatikan

cek-kondisi-mobil

Dengan diberlakukannya Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), tidak ada salahnya kita mengecek sendiri kondisi mobil di rumah.

Anda bisa memanfaatkan aktivitas di antara waktu WFH dengan mengecek mobil sendiri. Hal ini tentunya sebagai upaya untuk menjaga mobil dalam kondisi prima saat akan digunakan kembali.

Dilansir dari oto.com, ada 7 poin yang bisa kita cek sendiri di rumah untuk menutup gap saat PPKM atau saat WFH.

ban mobil

Ini adalah bagian terpenting yang perlu Anda periksa. Maklum, lebih banyak mobil yang diparkir selama PPKM. Sedangkan fungsi penting ban adalah menahan seluruh berat kendaraan. Jika ban idle terlalu lama, beban hanya terkonsentrasi sebagian.
Baca juga: Bikin Cat Mobil Permanen! Berikut tips cara memakai dan memilih cover mobil agar aman dan tidak menimbulkan lecet

Tekanan ban yang rendah dan cuaca yang sangat dingin dapat mempengaruhi kondisi ban. Pastikan kondisi ban, mis. B. tapak, tidak aus dan tekanan udara dijaga sesuai dengan rekomendasi pabrikan.

Periksa juga sisi-sisi ban dari risiko terjadinya gumpalan dan permukaan pelek mobil agar tidak retak atau pecah. Lakukan hal yang sama dengan ban serep. Jangan ragu untuk mengganti ban mobil jika ditemukan masalah.

Saat menggunakan kendaraan, Anda disarankan untuk memeriksa tekanan ban dan memompanya sesuai dengan instruksi pabrik. Rekomendasi pabrikan untuk tekanan ban dapat ditemukan di pintu pengemudi atau di manual mobil Anda.

rem mobil

Jika rem tidak digunakan untuk waktu yang lama, karat akan berkembang pada permukaan rotor. Kotoran dapat menyebabkan bantalan rem menempel pada cakram rem. Mungkin tidak akan menjadi masalah jika Anda membiarkannya selama beberapa minggu.

Namun, jika mobil Anda diparkir selama sebulan atau lebih, disarankan untuk tidak menerapkan rem parkir. Usahakan juga untuk memarkir mobil di permukaan yang rata.

Periksa kebocoran antara pipa suplai minyak rem dan rem mobil. Apalagi jika ternyata minyak rem berkurang drastis, yang menandakan adanya masalah pada sistem pengereman.

Saat mesin memanas, kendarai mobil maju mundur dan injak rem untuk merasakan tenaganya. Jika terasa kurang grippy berarti ada masalah, biasanya kampas rem sudah mulai aus. Ganti segera, karena keamanan terkait tidak boleh diremehkan.

Lampu mobil dan baterai

Periksa kondisi lampu mobil seperti lampu depan, lampu kabut, lampu rem, dan lampu sein. Langkah ini bisa dilakukan saat mesin mobil sedang memanas. Pastikan juga baterai dalam kondisi prima.
Baca juga: Airless, Inovasi Ban Masa Depan Hankook Platform System (CPS) -Cell Raih Penghargaan di Tiga Acara Desain Internasional

Aki merupakan salah satu sumber utama tenaga mobil yang membutuhkan perawatan, juga menimbulkan risiko masalah seperti korsleting listrik jika tidak ditangani.

Seiring waktu, baterai mobil Anda mungkin habis dan Anda harus menyalakan mobil Anda. Anda dapat membuat jumper dari kendaraan lain.

Namun, jika mobil Anda diparkir dalam waktu yang lama, Anda bisa melepas aki. Ide lain adalah untuk memanaskan mesin setiap beberapa hari untuk mengisi baterai, Anda dapat menambahkan air ke baterai basah yang hilang dan membersihkan terminal baterai yang kotor.

Oli mesin

Periksa kondisi oli mesin dengan cara mengecek jumlahnya dengan dipstick dan melihat odometer untuk memantau penggantian oli mesin terakhir. Oli mesin merupakan komponen yang diperlukan sebagai pelumas dan pelindung terhadap gesekan pada komponen mesin.

Sumber :